Skip to main content

Perpustakaan Kineruku Bandung


Bagi yang menetap di Bandung atau sedang mengunjungi Bandung, Perpustakaan Kineruku adalah salah satu tempat yang musti disambangi bagi para pecinta buku. Berlokasi di jalan Hegarmanah, di kawasan asri nan adem dan jauh dari hiruk pikuk keramaian, perpustakaan ini menyajikan buku-buku beragam dan berkualitas untuk dipinjamkan, baik untuk dibaca di tempat maupun dibawa ke rumah.
Rak-rak dipenuhi bebuku di ruang utama Kineruku



Tidak hanya buku, dengan tagline 'baca, dengar, tonton', Kineruku juga menyediakan kaset-kaset film dan musik yang beragam ntuk dipinjamkan. Demi memanjakan pengunjung, juga disediakan sebuah ruang bioskop mini yang dapat disewa guna menonton film, namun untuk sementara ruang ini sedang direnovasi, sepertinya akan diperbesar untuk menampung lebih banyak penonton.


Buku-buku koleksi Kineruku sangat beragam, mulai dari arsitektur, filsafat, sastra, ekonomi dan bisnis, pengembangan diri, hingga seni. Disini saya sering menemukan buku-buku tua yang sudah lama saya cari. Selain itu terdapat juga buku-buku baru untuk dijual laiknya toko buku. Kebanyakan adalah buku-buku terbitan penerbitan indie atau buku-buku yang memang diterbitkan untuk komunitas spesifik. 


Jika ingin menghabiskan waktu membaca seharian disini, jangan khawatir kelaparan. Tersedia pula aneka pilihan makanan dan minuman ala cafe. Sehingga banyak juga yang kesini, umumnya anak-anak muda, hanya untuk menikmati makanan dan minuman  sembari berkumpul dengan kawan-kawan. Namun, hal ini tidak akan mengurangi suasana hening untuk membaca, ruang belakang perpustakaan ini berupa taman kecil dengan pepohonan rindang dapat menambah kesyahduan membaca, sambil menyesap secangkir kopi akan terasa nikmat sekali. Tak disangsinkan lagi, Kineruku adalah ruang baca yang sangat nyaman ditengah sedikitnya tempat serupa di kota-kota besar.Saya seringkali dapat menghabiskan waktu seharian disini tanpa terasa, baik untuk membaca dan menulis atau bertemu kawan-kawan. Jika kawan-kawan sedang berkunjung ke Bandung, jangan cuma menyambangi factory outlet atau shopping center dan semacamya, bersantai disini sejenak sambil membaca adalah pilihan yang tak pernah salah.

Halaman belakang yang hommy

Membaca di Kineruku sambal menikmati minuman kesukaan


Comments

  1. suasana di Perpustakaan Kineruku memang sangat bagus, top deh untuk baca buku dengan nyaman


    syarat pendaftaran cpns

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Daftar Penerima Penghargaan Sastra: Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) 2001-2018

Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) adalah sebuah ajang penghargaan bagi dunia kesusastraan Indonesia yang didirikan oleh Richard Oh dan Takeshi Ichiki dan mulai dilaksanakan sejak tahun 2001. Acara ini, sebelumnya bernama Khatulistiwa Literary Award, namun berganti nama sejak tahun 2014. Pemenang KSK didasarkan pada buku kiriman peserta yang diseleksi secara ketat oleh para dewan juri. Penghargaan bagi insan dunia sastra nasional ini bisa dibilang sebagai acuan pencapaian kesusastraan nasional pada tahun tersebut dan merupakan salah satu ajang penghargaan sastra paling prestisius di negeri ini.  Sebagai pembaca, seringkali saya menjadikan karya-karya yang termasuk ke dalam nominasi, baik shortlist maupun longlist, sebagai ajuan karya-karya bermutu yang wajib dibaca. Meskipun kadang-kadang karya yang masuk nominasi sebuah penghargaan sastra, belum tentu best seller atau sukses dipasaran. Begitu juga dengan label bestseller pada halaman muka sebuah buku, tidak menjamin b...

Manajemen Belok Kanan

(sumber: alamy.com) Oleh : B Herry Priyono Beberapa waktu lalu saya bersama seorang teman lewat satu lokasi jalan di Jakarta Pusat. Di pinggir jalan itu terpampang spanduk besar dengan tulisan "Komunis Datang, Kami Siap Menyerang!" Ketika ia membuat saya menengok ke tulisan itu, saya tidak tahan untuk tidak tertawa geli lalu bilang, "Itulah paranoia hari-hari ini, bukan cuma basi, tapi juga buang-buang energi." Gejala paranoia biasanya terungkap dalam tindakan aneh-aneh ketidakwarasan mental, ditandai oleh delusi tentang bahaya rekaan yang memburu. Maka, orang-orang yang mengidap paranoia ibarat melihat anak kucing sebagai harimau pemangsa. Ketika diberi tahu, bahkan oleh para ahli, bahwa itu anak kucing yang tak berdaya, penderita paranoia justru makin meneriakkan ancaman harimau pemangsa. Itulah mengapa menganggap serius penderita paranoia sungguh buang-buang usia. Masalahnya, paranoia sering menjadi bagian taktik propaganda, dengan hasil terbelahnya k...

Membaca Yuval Noah Harari

Oleh ST SULARTO  Kompas, 26 Oktober 2019  Yuval Noah Harari (sumber: wikipedia) Membaca tiga buku ”raksasa” karya Yuval Noah Harari (43) butuh waktu ekstra. Tidak bisa dibaca sambil lalu. Layak disebut ”raksasa” bukan hanya karena halamannya tebal, padat data, dan kelancaran bertutur yang menarik, melainkan terutama pada gagasan-gagasan provokatifnya. Melalui tiga buku yang ditulisnya itu, terutama buku Sapiens dan Homo Deus, Harari menjungkirbalikkan dalil-dalil ilmiah ataupun keyakinan agama yang selama ini sudah ditabalkan sebagai kebenaran di kalangan agama Yahudi dan Kristen. Ketika buku Sapiens terbit pertama pada tahun 2011 dalam edisi bahasa Ibrani, buku itu sempat membuat heboh. Sementara Sapiens dalam versi bahasa Indonesia terbit enam tahun kemudian, yakni pada tahun 2017 setebal 526 halaman. Buku itu mendapat sambutan hangat masyarakat. Belum genap dua tahun sejak kemunculannya yang pertama, Sapiens sudah cetak ulang delapan kali, sehingga pene...