Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2017

Cinta Sepuh yang Telat Berlabuh

“Usia bukan masalah berapa umurmu, tapi bagaimana kau merasakan ketuaan itu.”(Gabriel Garcia Marquez, “Para Pelacurku yang Sendu”, hal. 62)

PARA PEMBACA SASTRA di tanah air seharusnya bergembira dengan kondisi saat ini ketika karya-karya kanon sastra dunia semakin ramai diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, karya-karya penulis Amerika Latin yang dikenal dengan suguhan realisme magis semakin banyak dialihbahasakan seiring semakin banyak pula peminatnya.
Gabriel Garcia Marquez adalah salah satunya. Gabo, sebagaimana ia biasa dipanggil, adalah salah satu peletak tonggak penting dalam khasanah kesusastraan Amerika Latin. Ia melanjutkan fenomena Latin American Boom periode 1940-1960an dengan salah satu adikaryanya Cien años de soledad (One Hundred Years of Solitude/Seratus Tahun Kesunyian).

Gayung bersambut, penerbit dalam negeri pun berlomba-lomba merilis terjemahan karya-karyanya. Tiap penerbit bisa memiliki alasan yang berbeda untuk melakukan hal …